November 07, 2014

Di Awal Pagi

Di dalam pagi aku merindukanmu
Berharap tanganku mampu tepikan ragumu agar luruh tak menggunung

Di dalam kopi aku mengaduk
Berharap pahitmu akan lebur jadi satu dengan gula
Jadi kau tak lagi terbiasa hampa
di tengah malam-malam ketika kau tetap terjaga oleh sepi dan sendiri

Di dinding-dinding ini punggungku bicara
Menyangga karena kaki hampir tak mampu lagi tegak menopang badan
Menunggumu dengan setia kala hempaskan lirih

Dalam hangat selimut aku meringkuk
Berharap dinginnya tak buatmu kebal menyiksa diri
Logikamu harus tetap jadi latar
Berhentilah saat hujan menyapa.

Dalam diam menahun aku berharap
Kau sadari hadirku
Tak usah lagi berpeluh keluh
Tak tampak lagi tatap mata sendu
Ada aku
Yang seksama memperhatikanmu
Jadi jangan sendiri menerjang hari.

Yk, November 7, 2014

No comments:

Post a Comment